Kalau mencari manfaat miras dan judi, akan memunculkan pertanyaan.Apakah menfaatnya? Dan apa dampaknya? Manfaatnya jelas sedikit, tapi lebih banyak adalah dampak negative yang ditimbulkan oleh miras dan judi . karena dampak dari minuman keras atau yang popular disebut miras, secara umum banyak yang sudah paham akan berakibat pada hilangnya akal sehat atau kesadaran diri. Tapi anehnya makin banyak pula yang terjerumus pada miras yang cukup memabukan itu. Sedangkan permainan judi, tidak asing lagi bagi semua orang bahwa judi cenderung mempertaruhkan harga diri, karena kalau sudah lupa diri maka apapun dipertaruhkan. Judi sangat jelas adalah perbuatan yang tidak terpuji karena cenderung lupa akan tanggung jawab. Waktu terbuang ditempat judi untuk mengejar harapan menang.
Aku teringat akan ucapan temanku “Dimanapun di dunia ini pasti ada yang namanya sampah. Di rumah ada yang namanya Water Close (WC) tempat pembuangan kotoran penghuninya. Jadi “kotoran” itu memang harus ada, “kotoran” harus di tempatkan pada tempatnya agar tidak mengganggu lingkungan dan mudah diawasi, karena di dunia ini tidak mungkin untuk meniadakan kotoran itu, karena keberadaan kotoran itu adalah kehendak Tuhan sebagai ujian bagi manusia.” Ujar temanku berfilsafat.
Aku teringat firman Tuhan untuk mengingatkan manusia “Mereka bertanya kepadamu tentang khamar (miras) dan judi. Katakanlah, pada keduanya itu terdapat dosa besar dan beberapa manfaat bagi manusia, tetapi dosa keduanya lebih besar dari manfaatnya”. “…sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi adalah perbuatan keji termasuk perbuatan setan. Maka jauhilah perbuatan -perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan.”
Aku berpikir “Jadi manusia tinggal pilih apakah memilih yang menguntungkan ataukah yang merugikan dirinya dan keluarganya. Apakah memilih menjadi “sampah” dunia yang merendahkan martabat dirinya itu, ataukah mematuhi apa yang diperintahkan oleh Tuhannya agar selamat dari malapeta yang menimpa diri dan keluarga.”
Komentar Buffon pecahkan rekor Del Piero. 